UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Biografi Ray Sahetapy

Diposting oleh Unknown on Selasa, 16 Agustus 2011

Ray Sahetapy (lahir di Donggala, Sulawesi Tenggara, 1 Januari 1957; umur 54 tahun; terlahir dengan nama Ferene Raymond Sahetapy) adalah aktor Indonesia. Setelah industri perfilman Indonesia 'pingsan', Ray memasuki dunia teater. Sejak remaja, Ray bercita-cita menjadi aktor. Dalam film ini, Ray bertemu dengan Dewi Yull, istri pertamanya. Setelah itu Ray bermain di film Kabut Ungu di Bibir Pantai, Dukun Ilmu Hitam (1981), Sejuta Serat Sutra (1982), Darah dan Mahkota (1983), Tirai Kasih, Secangkir Kopi Pahit, Hati Seorang Perawan, Pelangi di Balik Awan, Kerikil-Kerikil Tajam, Kabut Perkawinan (1984).
Lewat film Noesa Penida (1988) garapan Galeb Husen dan ditulis Asrul Sani ini, Ray dinominasikan sebagai aktor terbaik pada FFI 1989. Selain melalui Noesa Penida, Ray pernah dinominasikan sebanyak tujuh kali di ajang yang sama, yakni melalui film Ponirah Terpidana (FFI 1984), Secangkir Kopi Pahit (FFI1985), Kerikil-Kerikil Tajam (FFI 1985), Opera Jakarta (FFI 1986), Tatkala Mimpi Berakhir (FFI 1988), dan Jangan Bilang Siapa-Siapa (FFI 1990).
Ketika industri film Indonesia mengalami masa 'tidur', Ray tidak ikut hilang. Dia tetap eksis di dunia seni peran. Ray membangun sebuah sanggar teater di pinggiran kota, dan membentuk komunitas teater di sana. Lewat sanggarnya ini Ray pernah membuat geger lantaran gagasan tentang perlunya mengubah nama Republik Indonesia menjadi Republik Nusantara.
Pada pertengahan 2006, Ray kembali aktif di dunia film dengan membintangi Dunia Mereka garapan sutradara Lasja Fauzia dan menyandingkan dirinya dengan aktris Ira Wibowo. Bahkan kongres PARFI pada tahun yang sama memilih Ray Sahetapy menjadi salah satu ketuanya.
Ray menikah dengan Dewi Yull tanggal 16 Juni 1981, tanpa restu orang tua Dewi Yull, HRM Soendaryo dan Masayu Devi Hetimawati karena perbedaan agama. Sayangnya Dewi memilih untuk menolak poligami sehingga memutuskan untuk menggugat cerai Ray. Dewi menggugat cerai Ray karena Ray hendak menikah lagi dengan Sri Respatini Kusumastuti (Iin), seorang janda beranak dua, pengusaha kafe dan katering, yang pernah menjadi dosen seni pertunjukan di Institut Kesenian Jakarta. Ray kemudian menikah dengan Iin pertengahan Oktober 2004.
Ray Sahetapy turut serta di acara galang relawan untuk Ganyang Malaysia. Ray mengaku ber'dendam' sejak beberapa tahun lalu. Ray mengata "Saya antusias banget untuk mendaftar Ganyang Malaysia, karena sudah lama Malaysia telah menghina dan melecehkan bangsa ini."

Selain masih aktif dalam perfilman Nasional, saat ini Bung Ray Sahetapy juga memimpin organisasi Perhimpunan Seniman Nusantara, serta terlibat dalam pembuatan Talk Show penuh Canda " Warung Cantik" yang tayang di TVRI tiap Sabtu Malam.

Cinematography


Film

• Gadis (1980)
• Sejuta Serat Sutra (1981)
• Kabut Ungu di Bibir Pantai (1981)
• Dukun Ilmu Hitam (1981)
• Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi (1982)
• Darah dan Mahkota Ronggeng (1983)
• Cinta Semalam (1983)
• Ponirah Terpidana (1983)
• Pelangi di Balik Awan (1984)
• Tirai Kasih (1984)
• Secangkir Kopi Pahit (1984)
• Kabut Perkawinan (1984)
• Kerikil-Kerikil Tajam (1984)
• Hati Seorang Wanita (1984)
• Sebening Kaca (1985)
• Melintas Badai (1985)
• Secawan Anggur Kebimbangan (1986)
• Tahu Sama Tahu (1986)
• Di Balik Dinding Kelabu (1986)
• Pesona Natalia (1986)
• Opera Jakarta (1986)
• 7 Manusia Harimau (1986)
• Cinta Yang Terjual (1986)
• Harga Diri (1987)
• Luka di Atas Luka (1987)
• Tatkala Mimpi Berakhir (1987)
• Mekar Diguncang Prahara (1989) (1987)
• Noesa Penida (1988)
• Api Cemburu (1989)
• Giliran Saya Mana (1989)
• Cas Cis Cus (1989)
• Kanan Kiri OK (1989)
• Kanan Kiri OK II (1989)
• Jangan bilang Siapa-Siapa (1990)
• Nona Manis (1990)
• Sejak Cinta Diciptakan (1990)
• Kanan Kiri OK III (1990)
• Curi-Curi Kesempatan (1990)
• Dunia Mereka (2006)
• Terowongan Casablanca (2007)
• Mengaku Rasul (2008)
• Anak Ajaib (2008)
• Jagad X Code (2009)
• Terowongan Rumah Sakit (2009)
• Rasa (2009)
• Identitas (2009)
• Jinx (2010)
• Akibat Pergaulan Bebas (2010)
• Demi Dewi (2010)

Sinetron

• Elang (2008)

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Flag Counter