UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


PT KAI Akan Adopsi Sistem Kereta Perancis

Diposkan oleh zuf arshoq on Kamis, 06 Desember 2012


PT KAI bakal adopsi sistem kereta di Perancis
Haris Kurniawan - Sindonews


Ilustrasi (dok:Istimewa)
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menerapkan sistem perkeretaapian di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, seperti di Perancis. Karena, sistem perkeretaapian di Prancis, dikenal sebagai yang terbaik di Eropa.

Kepala Humas PT KAI Daops I Mateta Rijalulhaq mengatakan, ide itu muncul setelah PT KAI melakukan studi banding di Perancis selama 10 hari tentang sistem perkeretaapian yang baik.

"Jadi kita (PT KAI) di sana selama 10 hari melakukan studi banding. Kereta di sana menurut saya, lebih baik dari negara Eropa lainnya, yang mana di sana semua kereta berada di bawah tanah," ujar Mateta saat berbincang dengan Sindonews di Cilebut, Jawa Barat, Kamis (29/11/2012).

Diakui dia, setelah melakukan studi banding, pihaknya mendapatkan banyak pelajaran. Dia pun berencana menerapkan beberapa sistem perkeretaapian di Prancis, dengan KRL di Jabodetabek.

"Jadi di sana itu tidak ada lagi orang, semua sudah mesin. Dari mulai ticketing dan sebagainya, semua dilakukan oleh mesin. Kita pelajari beberapa, dan ada yang akan kita terapkan seperti ticketing itu," katanya lagi.

Dia menambahkan, pola ticket elektrik di Perancis, sebenarnya sudah bisa diterapkan di Indonesia. Hanya saja, masih belum maksimal. "Kalau di sana mesinnya berderet, kita di sini baru beberapa, seperti yang di Stasiun Jakarta Kota itu. Jadi sebenarnya sudah ada," tandasnya.

Dia melanjutkan, pola masyarakat Prancis sangat disiplin dalam menggunakan kereta. Dia pun berharap bisa diterapkan di tanah air. "Di sana orangnya disiplin, kita berharap di sini juga begitu. Yang jelas kita akan memperbaiki pelayanan, tentunya butuh bantuan masyarakat," tutupnya.

(san)



sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/50b72620572acfda4e000094

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Flag Counter