UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alam. Tampilkan semua postingan

Hutan Berusia 298 Juta Tahun Ditemukan di China

Diposting oleh Unknown on Senin, 09 April 2012


Sejumlah ilmuwan Amerika dan China tercengang dengan apa yang mereka temukan di bawah tambang batubara dekat Wuda, Mongolia Dalam, China. Sebuah hutan yang diperkirakan berumur 298 juta tahun ditemukan terkubur dalam keadaan utuh.

Para ilmuwan kemudian menyebut temuan itu Pompeii dari periode Permian. Pompeii adalah sebuah kota kuno di Romawi yang ditemukan terkubur abu vulkanik dari letusan gunung Vesuvius.

Seperti halnya Pompeii, hutan rawa ini terjaga secara sempurna sehingga ilmuwan bisa mengetahui di mana setiap tumbuhan awalnya pernah tumbuh. Ini memungkinkan mereka untuk memetakan hutan itu.

Ahli paleobotanis Universitas Pennsylvania, Hermann Pfefferkorn, menyebut temuan ini sebagai kapsul waktu. Pfefferkorn sendiri merupakan salah satu ilmuwan yang tergabung dalam tim.

“Ini merupakan pengawetan yang mengagumkan. Kami berada di sini dan saat menemukan dahan, kami menemukan tunggul dari pohon yang sama. Ini benar-benar sempurna,” kata Pfefferkorn seperti dilansir Gizmodo.

Para ilmuwan menemukan seluruh tumbuhan dan pohon dalam posisi dan keadaan yang persis sama ketika terjadi erupsi, persis seperti Pompeii. Bedanya, Pompeei berasal dari tahun 79 Masehi, sedangkan hutan ini tertutup abu selama 298 juta tahun, selama periode Permian.

Para peneliti menemukan area hutan seluas 10.763 kaki persegi (sekitar 1 kilometer persegi), tersembunyi di bawah sebuah tambang batubara. Mereka menggalinya menggunakan berbagai alat berat. Mereka percaya, pemfosilan hutan terjadi karena terkubur abu dalam volume yang sangat besar yang tercurah dari langit selama berhari-hari.

Sejauh ini, para ilmuwan telah mengidentifikasi enam kelompok pepohonan. Beberapa dari mereka setinggi 80 kaki, yakni Sigillaria dan Cordaites. Ilmuwan juga menemukan sejenis kelompok pepohonan besar, Noeggerathiales, yang sudah dinyatakan punah.

Selama masa Permian pada 299 sampai 251 juta tahun lalu, tidak ada conifer atau bunga. Pada periode ini, tumbuhan yang dihasilkan seperti pakis menggunakan spora, dan benua modern masih tergabung dalam satu daratan luas yang dinamakan Pangaea. Periode geologi ini terjadi pada akhir era Paleozoic, setelah Carboniferous.

Pada zaman ini juga ditemukan binatang. Masa itu merupakan saat kelompok pertama mamalia, kura-kura, lepidosaurs, dan archosaurs mulai berkeliaran di Bumi.

Ilmuwan meyakini bahwa Permian dan seluruh era Paleozoic berakhir dengan kepunahan massal terbesar yang pernah menghapuskan 90 persen laut dan 70 persen spesies darat.

Setelah periode itu, era Mesozoic dimulai dengan periode Triassic. Periode ini merupakan saat mamalia pertama berevolusi, pterosaurus terbang untuk pertama kalinya, dan archosaurs mendominasi Bumi.

Hermann Pfefferkorn mengerjakan proyek penelitian ini bersama Jun Wang dari Akademi Ilmu Pengetahuan Cina, Yi Zhang dari Shenyang Normal University, dan Zhuo Feng dari Universitas Yunnan. Hasil penelitian mereka akan dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.
ternyata sudah berbentuk fosil  
Berikut adalah lokasi penggalian, terletak di Helanshan utara Pegunungan di Mongolia Dalam, 8km sebelah barat dari Wuda. Daerah yang tertutup abu itu sendiri diperkirakan 10 km dari Utara ke Selatan, tetapi mereka hanya mampu bekerja di daerah 1000sqm. Tambang seluruh 20sqkm.

Asterophyllites longifolius (A) dan terkait Paleostachya jenis strobili (B); Sphenophyllum oblongifolius (C) dan terkait strobili (D), Sigillaria lih. daun ichthyolepis (E)

stem (F), and strobilus (G).

Ferns. (A and B) Pecopteris sp. with sporangia of Asterotheca type; (C and D) Pecopteris hemitelioides with sporangia of Eoangiopteris type; (E and J–K) Sphenopteris (Oligocarpia) gothanii
 
(F and G) Sphenopteris cf. tenuis; (H) Sphenopteris sp. 1; (I) Sphenopteris sp. 2 with abnormal pinnule (Aphlebia) at the very base of each ultimate pinna, indicating the plant may be a liana.

Ferns. (A) Pecopteris cf. candolleana; (B) Nemejcopteris feminaeformis; (C) Pecopteris orientalis; (D) Pecopteris sp.;

(E) Pecopteris lativenosa; (F) Pecopteris arborescens with abnormal pinna (Aphlebia) at the base.

Noeggerathiales. (A–D) Tingia unita: (A) a crown with strobili and once pinnate compound leaves attached to the stem, (B) isolated strobilus, (C) leaf with only large pinnules exposed, and (D) leaf with both large and small pinnules exposed; (E–H) Paratingia wudensis: (E) a crown with strobili and once pinnate compound leaves attached to the stem, (F) leaf with only large pinnules exposed, and (G) with small pinnules exposed after degagement, (H) a number of leaves likely attached to a common stem;

Quote:

(I and J) Paratingia sp.: (I) a crown with strobili and once pinnate compound leaves attached to the stem, (J) a leaf with both large and small pinnules visible.

Cordaites and cycadophytes. Cordaites sp., (A) bunch of leaves and (B) reproductive organ; (C) Pterophyllum sp.; (D) a cluster of Samaropsis type of seeds; and (E) Taeniopteris type leaves. (Scale bars, 2 cm in A and C–E; 1 cm in B.)Cordaites and cycadophytes. Cordaites sp., (A) bunch of leaves and (B) reproductive organ; (C) Pterophyllum sp.;

(D) a cluster of Samaropsis type of seeds; and (E) Taeniopteris type leaves

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13220673
More aboutHutan Berusia 298 Juta Tahun Ditemukan di China

7 danau alami terbesar di Indonesia

Diposting oleh Unknown on Minggu, 08 April 2012

Indonesia memiliki lebih dari 100 danau alami serta danau buatan. Danau terbesar di Indonesia ternyata berada di pulau Sumatera. Ya! danau Toba adalah danau terbesar di Indonesia dan juga di Asia Tenggara. Selain danau Toba yang luas dan indah, Indonesia juga masih memiliki banyak danau alami yang luas dan besar serta menarik untuk dikunjungi.
Berikut adalah 7 danau alami terbesar di Indonesia.








 


 






1. Danau Toba 
Danau Toba adalah sebuah danau terbesar di Sumatera yang terletak di Provinsi Sumatera Utara.
Dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer.
Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

















2. Danau Singkarak
Danau Singkarak berada di antara dua kabupaten di provinsi Sumatera Barat, Indonesia, yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.
Danau ini memiliki luas 107,8 km² dan merupakan danau terluas ke-2 di pulau Sumatera.
Panjang danau Singkarak adalah 20 km dengan lebar 6,5 km, volume air sekitar 16,1 km kubik dengan kedalaman 268 meter.
Danau ini merupakan hulu sungai Batang Ombilin.
Sebagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung yang berada di kabupaten Padang Pariaman.



















3. Danau Laut Tawar 
Sebuah danau dan kawasan wisata yang terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Propinsi Nanggröe Aceh Darussalam.
Suku Gayo menyebutnya dengan Danau Lut Tawar.
Luasnya kira-kira 5.472 hektar dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km.
Volume airnya kira-kira 2.537.483.884 m³ (2,5 triliun liter).



















4. Danau Poso
Danau Poso merupakan sebuah danau yang terletak di provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Tepatnya di Kabupaten Poso.
Danau ini merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia dengan memiliki panjang 32 km dan lebar 16 km.
Danau ini terletak pada ketinggian 657 m.

















5. Danau Maninjau 
Danau Maninjau terletak di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Posisi danau ini sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam.
Maninjau adalah danau vulkanik yang berada pada ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut dengan luas 99,5 km persegi dengan panjang 16 km dan lebar 7 km serta kedalaman maksimum 495 meter.
Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Sri Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Sri Antokan terdapat PLTA Maninjau.




















6. Danau Ranau

Danau Ranau terletak di wilayah Sumatera bagian selatan antara propinsi Lampung dan Propinsi Sumatera Selatan. Tepatnya terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Propinsi Sumatera Selatan.
Luas Danau ini adalah 128 km persegi dengan panjang 16 km dan lebar 8 km dan tergolong danau vulkanik.
Danau ini juga menjadi objek wisata andalan dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, terutama pada musim libur dan hari raya Idul Fitri.
Di danau ini terdapat juga sumber air panas sehingga menjadikan daya tarik untuk dikunjungi.



















7. Danau TowutiDanau Towuti adalah sebuah danau yang terletak di Sulawesi Selatan, Indonesia.
Danau Towuti luasnya 561,1 Km persegi dengan kedalaman maksimun 203 meter merupakan jenis danau tektonik.
Secara administratif, danau ini terletak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kawasan Danau Towuti merupakan bagian dari
Taman Wisata Alam Danau Towuti, yang dikelola oleh
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan, di bawah Departemen Kehutanan Republik Indonesia.



http://kelvinpodiman.blogspot.com/2011/10/10-danau-terbesar-di-indonesia.html
More about7 danau alami terbesar di Indonesia

7 Keunikan Yang Dimiliki Benua Asia

Diposting oleh Unknown on Jumat, 06 April 2012



Letak, Luas, dan Batas
Asia merupakan benua terbesar di dunia dengan luas mencapai ± 43.998.920 km², meliputi hampir 30,6% dari luas wilayah daratan dunia.

Secara astronomis, wilayah Benua Asia terletak antara ± 15°BT – 180°BT dan ± 75°LU – 11°LS dengan batas-batas wilayah berikut ini.

1) Sebelah Utara berbatasan dengan Samudra Arktik (Kutub Utara).
2) Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia dan Benua Australia.
3) Sebelah Barat dengan Benua Eropa dan Laut Merah.
4) Sebelah Timur berbatasan dengan Samudra Pasifik.

Kondisi Fisik
Benua Asia memiliki relief dan kondisi alam yang bervariasi, yaitu ada titik tertinggi dan ada titik terendah, ada dataran tinggi dan ada dataran rendah, ada kawasan yang sangat panas dan ada kawasan yang sangat dingin, serta ada daerah yang subur dan ada daerah yang tandus.

1. Iklim

Berdasarkan letak lintangnya, Benua Asia dilalui garis khatulistiwa (0°) di bagian Tenggara (Indonesia) dan garis balik Utara pada lintang 23½° LU.

Kondisi ini menyebabkan benua ini memiliki variasi iklim berikut ini.
a) Iklim monsun tropis, terjadi di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan.
b) Iklim subtropis, terjadi di kawasan Asia Tengah dan Asia Timur.
c) Iklim gurun, terjadi di kawasan Asia Barat, Asia Tengah, dan Asia Timur.
d) Iklim dingin, terjadi di kawasan Siberia (Asia Utara).

2. Gurun di Asia

Asia merupakan benua yang memiliki banyak wilayah gurun, yaitu Gurun Arab (± 2.590.000 km²) di Asia Barat, Gurun Thar (± 453.000 km²) di perbatasan Asia Barat dan Asia Selatan, Gurun Karakum (± 350.000 km²) di perbatasan Asia Tengah dan Eropa Timur, Gurun Kyzykum (± 298.000 km²) di Asia Tengah, serta Gurun Gobi (± 1.295.000 km²) dan Gurun Taklimakan (± 272.000 km²) di kawasan Asia Timur. Gurun-gurun di Asia memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan gurun-gurun yang ada di benua lain. Berikut ini beberapa keunikan dari gurun-gurun di Asia.

a) Gurun Gobi merupakan gurun terdingin di dunia, suhunya bisa mencapai -40°C.
Gurun Gobi:

Gurun Gobi:

b) Gurun Arab merupakan gurun paling berpasir di dunia.

Gurun Arab:
Umumnya, gurun hanya memiliki 10 – 15% pasir, sementara di Gurun Arab memiliki kandungan pasir yang lebih besar.

c) Letak gurun tertinggi dan gurun terendah terdapat di RRC.

Qaidam Basin:

Turfan Basin:
Gurun tertinggi berada di Lembah Qaidam (2.600 m dari permukaan laut) sedangkan gurun terendah berada di Lembah Tupan atau Turfan (150 m di bawah permukaan laut).

3. Gunung dan pegunungan di Asia

Gunung dan pegunungan yang ada di kawasan Asia adalah suatu rangkaian jalur gunung api.

Gunung dan pegunungan yang terkenal di Asia, yaitu Pegunungan Himalaya – Karakoram di Nepal, Pegunungan Hindukush di perbatasan Afghanistan dan Pakistan, Pegunungan Altay dan Kunlun di RRC, Pegunungan Arakan Yoma di Asia Tenggara, Pegunungan Bukit Barisan dan Pegunungan Jaya Wijaya di Indonesia, Pegunungan Sulaiman di Afghanistan, dan Pegunungan Ghat di India. Puncakpuncak tertinggi terdapat di Pegunungan Himalaya, yaitu Gunung Everest (8.848 m) yang merupakan puncak tertinggi di dunia

Himalaya:

Hindukus:

Altay mountain:

Kunlun mountain:

Arakan Yoma:

Bukit Barisan:

Jaya Wijaya:

Sulaiman Mountain:

Ghat Mountain:



4. Dataran tinggi di Asia

Benua Asia juga memiliki banyak wilayah dataran tinggi, yaitu Dataran Tinggi Tibet di bagian Barat Daya Cina yang merupakan dataran tinggi terluas dan tertinggi (ketinggiannya mencapai 4.875 m dari permukaan laut), Dataran Tinggi Dekkan di India, Dataran Tinggi Anatolli di Turki (Asia Barat), Dataran Tinggi Mongolia di Asia Tengah, Dataran Tinggi Afghanistan, dan Dataran Tinggi Siberia di bagian Utara Asia.

Tibetan Plateu:

Deccan Plateu:

Anatolian Plateu:

Mongolian Plateu:

Afghanistan Plateu:

Siberian Plateu:



5. Dataran rendah dan sungai di Asia

Dataran rendah Asia, misalnya Dataran Rendah Pakistan Timur, Dataran Rendah Asia Tenggara, Dataran Rendah Siberia Barat, dataran rendah di sebelah Timur Laut Kaspia, dataran rendah di India Utara dan Bangladesh, Dataran Rendah Irak, serta Dataran Rendah Cina Timur. Dataran-dataran rendah tersebut pada umumnya dialiri sungai-sungai utama, yaitu Sungai Ob di Siberia, Sungai Indus di Pakistan, Sungai Gangga dan Brahmaputra di India- Bangladesh, Sungai Tigris dan Eufrat di Irak, Sungai Yang Tse dan Sungai Huang Ho di Cina, serta Sungai Mekong dan Sungai Chao Praya di Asia Tenggara. Aliran Sungai Brahmaputra memiliki wilayah delta terluas, yaitu mencapai 75.000 km².

Ob Rivar:

Indus River:

Gangga Rivar:

Tigris River:

Eufrat River:

Yang tse River:

Mekong River:

Chao Phraya:



6. Danau di Asia

Benua Asia memiliki banyak danau. Beberapa danau utama di kawasan Asia, yaitu Danau Laut Kaspia di perbatasan Kazakstan, Turkmenistan, dan Iran (Asia Barat) yang merupakan danau terluas di dunia; Danau Aral dan Danau Balkhash di Kazakstan; Danau Baykal yang merupakan danau terdalam di dunia dan Danau Chany di Siberia (Asia Utara); Danau Tonle Sap dan Danau Toba di Asia Tenggara; serta Danau Tsinghai, Danau Lung Ting Hu, Danau Po Tang Ha, dan Danau Tal di Cina (Asia Timur).

Danau Kaspia:

Danau Aral:

Danau Baykal:

Danau Chany:

Danau Toba:

Tsing Hai:



7. Flora dan fauna

Variasi iklim memengaruhi variasi flora dan faunanya. Di bagian Utara yang dingin, tumbuhan yang dominan adalah jenis tumbuhan tundra, seperti pohon-pohon berdaun jarum, lumut, dan rumput; sedangkan fauna khasnya adalah beruang siberia, rusa kutub, anjing laut, dan rubah. Di bagian tengah didominasi kawasan stepa dan sabana karena sedikit hujan. Di bagian Selatan, yang banyak terjadi hujan, terdapat kawasan hutan hujan yang memiliki beraneka jenis tumbuhan dan hewan. Fauna khas Asia yang dilindungi adalah badak, komodo, panda, gajah, harimau, beruang, dan berbagai jenis burung. Hewan-hewan tersebut perlu dilindungi karena populasinya semakin berkurang.

Hewan Utara

Beruang Siberia:

Rusa Kutub:

Anjing laut:


Hewan Selatan

Badak:

Komodo:

Panda:

Gajah:

Harimau:


Benua Asia memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakannya dengan benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Asia.

1) Benua Asia adalah benua terluas dan terbanyak penduduknya.

2) Di Benua Asia terdapat negara-negara yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di dunia, seperti RRC, India, dan Indonesia.

3) Di Benua Asia terdapat negara-negara penghasil minyak bumi terbesar, terutama negara-negara di kawasan Jazirah Arab.

4) Benua Asia merupakan tempat muncul dan berkembangnya agama-agama besar di dunia, seperti agama Islam di Arab Saudi, agama Kristen dan Katolik di Yerusalem, agama Hindu dan Buddha di India, serta agama Kong Hu Cu di RRC.

5) Di Benua Asia banyak terdapat bangunan bernilai sejarah, bahkan dapat digolongkan sebagai tujuh keajaiban dunia, yaitu Tembok Besar di RRC, Ka'bah di Mekah (Arab Saudi), Taj Mahal di India, dan Candi Borobudur di Indonesia.

http://ter-paling.blogspot.com/2012/04/7-keunikan-benua-asia.html
More about7 Keunikan Yang Dimiliki Benua Asia
Flag Counter